Kultur jaringan pada pisang
Pisang
tentu saja bukan sesuatu hal yang asing dalam masyarakat indonesia, mungkin
semua orang pernah memakan atau merasakan pisang, tanaman pisang pada umumnya
sering dijumpai di kebun atau pekarangan dekat rumah karena mudah sekali
dibudidayakan. Pisang biasa dihidangkan sebagai penutup makan sekaligus menjadi
pencuci mulut karena kemampuannya menghilangkan bau mulut.
Pisang
biasanya dibudidayakan secara tradisional atau konvensioanl yaitu dengan
menanam tunas pisang dan membiarkannya tumbuh dilahan kebun atau pekarangan
rumah tanpa adanya perlakuan apapun sehingga tidak dapat tumbuh secara
maksimal. Pada pisang rentan sekali terkena virus sehingga pada keturunan kedua
bibit tunas yang ditanam belum tentu menghasilkan pisang yang sama seperti
induknya bahkan bisa saja lebih buruk.