Showing posts with label IPA. Show all posts
Showing posts with label IPA. Show all posts

Saturday, April 8, 2017

MATERI IPA BAB SISTEM EKSKRESI


Manusia menganggap buang air seni merupakan hal yang biasa.
Namun, menurut ahli kesehatan, buang air seni merupakan suatu kebutuhan bagi manusia. Manusia dianggap sehat apabila tubuh mengeluarkan air seni sekitar 1 liter setiap harinya.

Buang air seni merupakan salah satu cara bagi tubuh untuk mengeluarkan zat-zat sisa hasil metabolisme. Zat-zat sisa ini harus dikeluarkan agar tidak meracuni tubuh. Proses pengeluaran zat-zat sisa hasil metabolisme ini dinamakan ekskresi.

Latihan Soal dan Pembahasan Sistem Pernapasan

LATIHAN SOAL DAN PEMBAHASAN
1.    Terjadinya inspirasi pada proses pernapasan manusia adalah karena diafragma . . . .
a.     melengkung, tulang rusuk dan dada terangkat
b.    melengkung, tulang rusuk dan dada turun
c.    mendatar, tulang rusuk dan dada terangkat
d.    mendatar, tulang rusuk dan dada turun

Pembahasan:
Pada saat melakukan inspirasi, diafragma berkontraksi (mendatar) dan otot antartulang rusuk juga berkontraksi, sehingga tulang rusuk terangkat. Akibatnya, rongga dada membesar dan volume membesar sehingga tekanan rongga dada menurun lebih kecil daripada tekanan udara di luar. Oleh karena itu udara luar masuk ke dalam paru-paru.
Jawab: c

MATERI IPA BAB SISTEM PERNAPASAN


BAB  SISTEM PERNAPASAN

Alat-alat pernapasan manusia terdiri dari
Hidung → faring → laring → trakea → bronkus → bronkiolus → alveolus → paruparu. Mekanisme pertukaran O2dan CO2 terjadi di dalam paru-paru dan jaringan tubuh.

Mekanisme pernapasan manusia terbagi menjadi dua, yaitu  pernapasan dada dan pernapasan perut. 

a.      Pernapasan dada
Apabila otot antartulang rusuk luar berkontraksi, tulang rusuk terangkat hingga volume rongga dada bertambah besar. Hal ini menyebabkan tekanan udara rongga dada menjadi lebih kecil dari tekanan udara rongga paru-paru, sehingga mendorong paru-paru mengembang dan mengubah tekanannya menjadi lebih kecil daripada tekanan udara bebas. Selanjutnya akan terjadi aliran udara dari luar ke dalam rongga paru-paru melalui rongga hidung, batang tenggorokan, bronkus, dan alveolus. Proses ini disebut inspirasi.

Bila otot antartulang rusuk dalam berkontraksi, tulang rusuk akan tertarik ke posisi semula sehingga mendesak dinding paru-paru. Akibatnya, rongga paru-paru mengecil dan menyebabkan tekanan udara di dalamnya meningkat. Hal ini menyebabkan udara dalam rongga paru-paru terdorong ke luar. Proses ini disebut ekspirasi.

b.      Pernapasan perut
Apabila otot diafragma berkontraksi, posisi diafragma akan mendatar. Hal ini menyebabkan volume rongga dada bertambah besar, sehingga tekanan udara di dalamnya mengecil. Penurunan tekanan udara akan diikuti mengembangnya paru-paru. Hal ini menyebabkan terjadinya aliran udara ke dalam paru-paru (inspirasi).

Apabila otot diafragma berelaksasi dan otot dinding perut berkontraksi, isi rongga perut akan terdesak ke arah diafragma, sehingga posisi diafragma akan cekung ke arah rongga dada. Hal ini menyebabkan volume rongga dada mengecil dan tekanannya meningkat, sehingga menyebabkan isi rongga paru-paru terdorong ke luar dan terjadilah ekspirasi.

Frekuensi pernapasan dipengaruhi umur, jenis kelamin, suhu tubuh, posisi tubuh, dan kegiatan tubuh.

Gangguan pada Sistem Pernapasan
Gangguan pada sistem pernapasan biasanya disebabkan oleh kelainan dan penyakit yang menyerang alat-alat pernapasan.

Beberapa jenis kelainan dan penyakit pada sistem pernapasan sebagai berikut.
a.       Asfiksi, yaitu kelainan atau gangguan dalam pengangkutan oksigen ke jaringan atau gangguan penggunaan oksigen oleh jaringan. Penyebabnya dapat terletak di paru-paru, di pembuluh darah, atau dalam jaringan tubuh. Misalnya: seseorang yang tenggelam, alveolusnya terisi air; orang yang menderita pneumonia, alveolusnya terisi cairan limfa; serta orang yang keracunan karbon monoksida dan asam sianida, Hb-nya tercemar oleh zat racun tersebut. Keracunan karbon monoksida dan asam sianida terjadi karena kedua zat ini memiliki afinitas terhadap hemoglobin lebih besar daripada oksigen.

b.      Penyempitan atau penyumbatan saluran napas, dapat disebabkan oleh pembengkakan kelenjar limfa, misalnya polip (di hidung) dan amandel (di tekak), yang menyebabkan penyempitan saluran pernapasan sehingga menimbulkan kesan wajah bodoh dan sering disebut wajah adenoid. Penyempitan ini dapat pula terjadi karena saluran pernapasannya yang menyempit akibat alergi, misalnya pada asma bronkiale.

c.       Anthrakosis, yaitu kelainan pada alat pernapasan yang disebabkan oleh masuknya debu tambang. Jika yang masuk debu silikat, disebut silicosis.

d.      Bronkitis, terjadi karena peradangan bronkus.

e.       Pleuritis, yaitu peradangan selaput (pleura) karena pleura mengalami penambahan cairan intrapleura, akibatnya timbul rasa nyeri saat bernapas.

f.       Tuberkulosis (TBC), yaitu penyakit paru-paru karena Mycobacterium tuberculosis, tandanya terbentuk bintik-bintik kecil pada dinding alveolus.

g.      Pneumonia atau logensteking, yaitu penyakit radang paruparu yang disebabkan Diplococcus pneumoniae.

h.      Penyakit diphteri, misalnya diphteri tekak, tenggorokan, dan diphteri hidung. Penyakit ini biasa menyerang saluran pernapasan anak bagian atas. Kuman penyebabnya Corynebacterium diphteriae. Kuman diphteri tersebut mengeluarkan racun dan bila racun ini beredar bersama darah, akan merusak selaput jantung.

i.        Faringitis, yaitu infeksi pada faring oleh bakteri dan virus. Gejalanya adalah kerongkongan terasa nyeri saat menelan.

j.        Tonsilitis, yaitu radang karena infeksi oleh bakteri tertentu pada tonsil. Gejalanya yaitu tenggorokan sakit, sulit menelan, suhu tubuh naik, demam, dan otot-otot terasa sakit.

k.      Kanker paru-paru, biasa diderita oleh perokok. Kanker ini disebabkan oleh adanya tumor ganas yang terbentuk di dalam epitel bronkiolus.

l.        Asma, yaitu gangguan pada rongga saluran pernapasan yang diakibatkan oleh berkontraksinya otot polos pada trakea. Hal ini akan mengakibatkan penderita sukar bernapas.

m.    Influenza, disebabkan oleh virus yang menimbulkan radang pada selaput mukosa di saluran pernapasan.

n.       Emfisema, yaitu suatu penyakit yang terjadi karena ketidaknormalan (abnormalitas) susunan dan fungsi alveolus. Akibatnya, terjadi inefisiensi pengikatan O2 sehingga pernapasan menjadi sulit.

Volume udara pernapasan dibedakan menjadi lima jenis yaitu volume tidal, volume cadangan inspirasi, volume cadangan ekspirasi, volume total paru-paru, dan volume sisa.

 Asap rokok dapat mengakibatkan gangguan pada saluran pernapasan karena mengandung bahan kimia berbahaya. Ada beberapa macam teknologi yang berhubungan dengan kelainan
pada sistem pernapasan yaitu :
a.       Trakeotomi yaitu pembuatan lubang pernapasan bantuan pada trakea bagi penderita tetanus atau diphteri akut.
b.      Pulmonator yaitu alat bantu pernapasan berupa tangki berisi oksigen yang berfungsi untuk napas buatan.

Pernapasan Pada Hewan 

a.       Pernapasan pada hewan avertebrata

1.      Porifera
Porifera bernapas dengan cara memasukkan air melalui pori-pori (ostium) yang terdapat pada seluruh permukaan tubuhnya, masuk ke dalam rongga spongocoel. Proses pernapasan selanjutnya dilakukan oleh sel leher (koanosit), yaitu sel yang berbatasan langsung dengan rongga spongocoel. Aliran air yang masuk melalui ostium menuju rongga spongocoel membawa oksigen sekaligus zat-zat makanan. Pengikatan O2 dan pelepasan CO2 dilakukan oleh sel leher (koanosit). Selain melakukan fungsi pernapasan, sel leher sekaligus melakukan proses pencernaan dan sirkulasi zat makanan. Selanjutnya, air keluar melalui oskulum.

2.      Vermes (Cacing)
Sebagian besar Vermes bernapas menggunakan permukaan tubuhnya, misalnya anggota filum Platyhelminthes yaitu Planaria dan anggota filum Annelida yaitu cacing tanah (Pheretima sp.). Namun, pada beberapa Annelida bernapas dengan insang, misalnya Annelida yang hidup di air yaitu Polychaeta (golongan cacing berambut banyak) ini bernapas menggunakan sepasang porapodia yang berubah menjadi insang.

3.      Mollusca
Hewan bertubuh lunak (Mollusca) yang hidup di air, seperti siput, cumi-cumi, dan kerang (Bivalvia) bernapas menggunakan insang. Aliran air masuk ke dalam insang dan terjadi pertukaran udara dalam lamela insang. Mollusca yang hidup di darat, seperti siput darat (bekicot) bernapas menggunakan paru-paru.

4.      Arthropoda
Insecta bernapas menggunakan sistem trakea. Sistem trakea pada serangga, misalnya belalang terdiri atas spirakel, saluran (pembuluh trakea), dan trakeolus. Spirakel atau stigma merupakan jalan keluar masuknya udara dari dan ke dalam sistem trakea, terdapat di kerangka luar (eksoskeleton), berbentuk pembuluh silindris yang berlapis zat kitin, terletak berpasangan pada setiap segmen tubuh, dan merupakan tempat bermuaranya pembuluh trakea.

b.      Pernapasan pada hewan vertebrata

1.      Pisces
Ikan bernapas menggunakan insang. Insang berbentuk lembaran-lembaran tipis berwarna merah muda dan selalu lembap. Bagian terluar dari insang berhubungan dengan air, sedang bagian dalam berhubungan erat dengan kapilerkapiler darah. Tiap lembaran insang terdiri dari sepasang filamen dan tiap filamen mengandung banyak lapisan tipis (lamela). Pada filamen terdapat pembuluh darah yang memiliki banyak kapiler, sehingga memungkinkan O2 berdifusi masuk dan CO2 berdifusi keluar. Pada ikan bertulang sejati (Osteichthyes) insangnya dilengkapi dengan tutup insang (operkulum), sedangkan

pada ikan bertulang rawan (Chondrichthyes) insangnya tidak mempunyai tutup insang. Selain bernapas dengan insang, ada pula kelompok ikan yang bernapas dengan gelembung udara (pulmosis), yaitu ikan paru-paru (Dipnoi). Insang tidak hanya berfungsi sebagai alat pernapasan, tetapi juga berfungsi sebagai alat ekskresi garam-garam, penyaring makanan, alat pertukaran ion, dan osmoregulator.

2.      Amphibi
Katak muda (berudu) menggunakan insang untuk mengambil O2 yang terlarut dalam air. Setelah berumur lebih kurang 12 hari, insang luar diganti dengan insang dalam. Setelah dewasa, katak bernapas menggunakan selaput rongga mulut, paru-paru, dan kulit.

Selaput rongga mulut dapat berfungsi sebagai alat pernapasan karena tipis dan banyak terdapat kapiler yang bermuara di tempat itu. Pada saat terjadi gerakan rongga mulut dan faring, lubang hidung terbuka dan glotis tertutup, sehingga udara berada di rongga mulut dan berdifusi masuk melalui selaput rongga mulut yang tipis.

Pernapasan dengan kulit dilakukan secara difusi. Hal ini karena kulit katak tipis, selalu lembap, dan mengandung banyak kapiler darah. Pernapasan dengan kulit berlangsung secara efektif baik di air maupun di darat. Oksigen (O2) yang masuk lewat kulit akan diangkut melalui vena kulit paru-paru (vena pulmo kutanea) menuju ke jantung untuk diedarkan ke seluruh tubuh. Sebaliknya karbon dioksida (CO2) dari jaringan akan dibawa ke jantung, dari jantung dipompa ke kulit dan paru-paru melalui arteri kulit paru-paru (arteri pulmo kutanea). Dengan demikian, pertukaran oksigen dan karbon dioksida terjadi di kulit.

Katak juga bernapas dengan paru-paru, tetapi belum sebaik paru-paru Mammalia. Paruparu katak berupa sepasang kantung tipis yang elastic sehingga udara pernapasan dapat berdifusi, dan dindingnya banyak dikelilingi kapiler darah sehingga paru-paru katak berwarna kemerahan. Paru-paru dengan rongga mulut dihubungkan oleh bronkus yang pendek. Seperti pada ikan, pernapasan pada katak meliputi proses inspirasi dan ekspirasi yang berlangsung pada saat mulut dalam keadaan tertutup. Mekanisme pernapasan ini diatur oleh otot-otot pernapasan, yaitu: otot rahang bawah (submandibularis), sternohioideus, geniohioideus, dan otot perut.

3.      Reptile
Reptilia bernapas menggunakan paru-paru. Gas O2 dalam udara masuk melalui lubang hidung → rongga mulut → anak tekak → trakea yang panjang → bronkiolus dalam paru-paru. Dari paru-paru, O2 diangkut darah menuju seluruh jaringan tubuh. Dari jaringan tubuh, gas CO2 diangkut darah menuju jantung untuk dikeluarkan melalui paru-paru → bronkiolus → trakea yang panjang → anak tekak → rongga mulut → lubang hidung. Pada Reptilia yang hidup di air, lubang hidung dapat ditutup ketika menyelam.
4.   
    Aves
Pada burung, tempat berdifusinya udara pernapasan terjadi di paru-paru. Paru-paru burung berjumlah sepasang dan terletak dalam rongga dada yang dilindungi oleh tulang rusuk. Jalur pernapasan (masuknya udara ke dalam tubuh) pada burung berturut-turut sebagai berikut.
ü  Dua pasang lubang hidung yang terdapat pada pangkal paruh sebelah atas dan pada langit-langit rongga mulut.
ü  Celah tekak yang terdapat pada dasar hulu kerongkongan atau faring yang menghubungkan rongga mulut dengan trakea.
ü  Trakea atau batang tenggorok yang panjang, berbentuk pipa, dan disokong oleh cincin tulang rawan.
ü  Sepasang paru-paru berwarna merah muda yang terdapat dalam rongga dada. Bagian ini meliputi bronkus kanan dan bronkus kiri yang merupakan cabang bagian akhir dari trakea. Dalam bronkus pada pangkal trakea, terdapat sirink (siring), yang pada bagian dalamnya terdapat lipatan-lipatan berupa selaput yang dapat bergetar dan dapat menimbulkan suara. Bronkus bercabang lagi menjadi mesobronkus, yang merupakan bronkus sekunder, dan dapat dibedakan menjadi ventrobronkus (bagian ventral) dan dorsobronkus (bagian dorsal). Ventrobronkus dihubungkan dengan dorsobronkus oleh banyak parabronkus (100 atau lebih). Parabronkus berupa tabung kecil. Di parabronkus bermuara banyak kapiler, sehingga memungkinkan udara berdifusi.

5.      Mamalia
Mammalia bernapas menggunakan paru-paru. Gas O2 masuk ke dalam tubuh melalui lubang hidung → faring → laring → trakea → bronkus → paru-paru. Kemudian gas O2 dari paru-paru diangkut darah ke jantung. Dari jantung, gasO2 diedarkan ke seluruh jaringan tubuh oleh darah. Dari jaringan tubuh, gas CO2 diangkut menuju jantung → paruparu, dan keluar melalui organ-organ yang sama pula.

Itulah Postingan MATERI IPA BAB SISTEM PERNAPASAN Semoga bermanfaat.

Soal dan Jawaban IPA Bab Makanan dan Sistem Pencernaan


LATIHAN SOAL DAN PEMBAHASAN
1.    Jenis makanan yang merupakan sumber karbohidrat adalah….
a.    Beras, jagung, daging, dan susu
b.    Beras, jagung, kentang, dan telur
c.    Gandum, sagu, biji-bijian, dan ikan
d.    Beras, jagung, gandum, dan sagu
e.    Beras, jagung, gandum, dan buah-buahan
Jawaban: D
Penjelasan: Bahan-bahan makanan karbohidrat yang sebagai sumber kalori bagi organisme heterotrof antara lain padi, jagung, gandum, ubi jalar, talas, ketela pohon, kentang, dan sagu yang semua produk karbohidrat dipastikan dari hasil Fotosintesis tumbuhan , tidak ada satupun yang bisa disumberkan dari hewan .  

2.    Zat makanan yang menghasilkan energi tertinggi untuk satuan berat yang sama adalah…
a.    Protein
b.    Karbohidrat
c.    Vitamin
d.    Lemak
e.    Serat kasar
Jawaban: D
Penjelasan: Penghasil energi utama bagi tubuh manusia adalah Lenak . Lemak tedapat pada makanan jika di hidrolisis akan menghasilkan 2 unit bahan sederhana yaitu asam lemak dan gliserol , sedang karbohidrat hanya bisa menhasilkan 1 unit senyawa glucosa dan begitu juga protein hanya menghasilkan 1 senyawa sederhana asam amino . agar jelas perbandingannya 1 gram karbohidrat . protein hanya menghasilkan 4, 1 kalori , sedangkan 1 gram lemak karena dua senyawa langsung bisa diurai menhasilkan 9, 3 kalori setiap gramnya.

3.    Tidak semua zat-zat yang terdapat dalam bahan makanan akan mengalami pencernaan. Zat berikut apabila terdapat dalam bahan makanan tidak akan mengalami pencernaan adalah….
a.    Amilum
b.    Vitamin
c.    Lemak
d.    Karbohidrat
e.    Protein
Jawaban: B
Penjelasan: Zat-zat makanan yang mengalami proses pencernaan adalah karbohidrat, protein, dan lemak. Sebaliknya vitamin, unsur-unsur mineral, dan air tidak mengalami pencernaan oleh enzim , vitamin, unsur-unsur mineral, dan air langsung bisa diakses oleh darah di usus halus tanpa pencernaan kimiawi

4.    Selain merupakan penyusun enzim, protein juga berfungsi dalam….
a.    Penimbunan lemak
b.    Merusak zat yang bersifat racun
c.    Memelihara tekanan osmosis darah
d.    Menjaga keseimbangan energy
e.    sebagai sumber energi pokok
Jawaban: B
Penjelasan: Salah satu fungsi protein adalah membantu mengatur kemampuan tubuh mendetoksifikasi (menawar racun zat-zat asing) protein globulin , presipitin dll

5.     Pada saluran pencernaan, protein akan dipecah menjadi senyawa yang disebut…
a.       Vitamin
b.      Asam amino
c.       Glukosa   
d.      Asam lemak
e.      Kolesterol
Jawaban: B
Penjelasan: Setelah melalui berbagaitahap protein mengalami beberapa perubahan dan tahap terakhir yaitu perubahan dari polipeptida kecil dengan bantuan peptidase berubah menjadi asam amino


A.    Pilih jawaban yang paling tepat.
1.    Dalam air liur manusia terdapat enzim ptialin yang bertugas untuk . . . .
A. memecahkan protein menjadi peptida
B. merombak peptida menjadi asam amino
C. menguraikan lemak menjadi asam lemak dan gliserol
D. memecahkan protein menjadi asam amino
E. menghidrolisis polisakarida menjadi maltose

2.    Getah lambung yang mengubah protein menjadi pepton adalah . . . .
A. lipase      D. pepsin
B. klimase     E. gastrin
C. asam klorida

3.    Fungsi empedu adalah untuk . . . .
A. mengemulsikan zat lemak dan memengaruhi penyerapan vitamin K
B. mengatur distribusi makanan dan memengaruhi penyerapan vitamin B
C. desinfektans bagi tubuh dan memengaruhi kerja hati
D. mengatur suhu tubuh dan memengaruhi penyerapan vitamin K
E. mengatur kadar glukosa agar tetap stabil dan memengaruhi penyerapan garam-garam mineral

4.    Walaupun pencernaan makanan berakhir di usus, tidak semua sari makanan diserap oleh darah yang mengalir dalam venaporta hepatica atau pembuluh darah hati, di antaranya ada yang diserap melalui pembuluh getah bening. Sari makanan itu adalah . . . .
A. glukosa           D. vitamin
B. asam lemak        E. garam mineral
C. asam amino

5.    Pankreas mengeluarkan protase ke dalam usus halus. Baik pankreas maupun usus halus tidak tecerna oleh enzim ini. Dari pernyataan di bawah ini yang sifatnya tidak melindungi terjadinya pencernaan tersebut adalah . . . .
A. protease (tripsin) dihasilkan pankreas dalam keadaan tidak aktif
B. protease berfungsi dalam suasana basa
C. lapisan lendir yang terdapat pada bagian dinding usus halus membantu melindungi kerja protease
D. vilus (jonjot) usus halus selalu dalam keadaan bergerak
E. pada permukaan usus halus terdapat lapisan mucus

6.    Peristiwa konstipasi (sembelit) pada defekasi dapat terjadi karena . . . .
A.    terlalu banyak air diserap dinding kolon
B.    infeksi pada dinding kolon
C.    infeksi pada selaput dinding rongga perut
D.    radang pada selaput dinding rongga perut
E.    produksi getah lambung berlebih

7.    Penyakit Honger Oedem disebabkan kekurangan zat . . . .
A. karbohidrat D. vitamin B1
B. lipida     E. mineral-mineral
C. protein

8.    Pernyataan berikut yang bukan merupakan fungsi vitamin D bagi tubuh kita adalah . . . .
A. mengatur kadar zat kapur dan fosfor dalam darah
B. memengaruhi kerja kelenjar endokrin
C. memengaruhi proses penulangan
D. memengaruhi proses pembelahan sel
E. memperbesar penyerapan zat kapur dan fosfor

9.    Zat makanan pada proses metabolisme yang menghasilkan energy tertinggi untuk satuan berat yang sama, yaitu . . . .
A. karbohidrat     D. vitamin
B. lemak         E. serat
C. protein

10.    Manakah bahan di bawah ini yang akan mengubah warna larutan iodium menjadi biru kehitam-hitaman?
A. Telur         D. Minyak ikan
B. Gula pasir        E. Tomat
C. Jagung

11.    Sebelum amilum digunakan sebagai sumber energi oleh sel, amilum diubah terlebih dahulu menjadi. . . .
A. maltosa         D. gliserol
B. asam amino     E. kolesterol
C. glukosa

12.    Makanan sehari-hari yang tidak mengandung lemak tetap dapat menambah timbunan lemak dalam jaringan tubuh. Dari pernyataan berikut, manakah yang secara tepat menjelaskan hal tersebut?
A.    Lemak merupakan bahan cadangan yang paling berguna karena 1 gram lemak menghasilkan lebih banyak energi daripada 1 gram karbohidrat
B.    Lemak merupakan bahan cadangan yang berguna karena melalui hidrolisis lemak diuraikan menjadi gliserol dan asam lemak
C.    Karbohidrat diuraikan menjadi gula dan melalui proses tertentu kelebihan gula diubah menjadi lemak
D.    Hanya sedikit karbohidrat disimpan sebagai glikogen
E.    Amilum dapat berubah menjadi lemak

13.    Garam mineral tidak perlu dicernakan oleh tubuh manusia karena . . . .
A. bukan bahan makanan
B. tidak dapat dicerna
C. dapat larut langsung menembus selaput plasma
D. tidak bereaksi dengan enzim
E. dapat larut bersama lemak

14.    Untuk suatu eksperimen uji makanan, seorang siswa menggunakan reagen larutan lugol, larutan biuret, serta larutan fehling A dan B. Dia memperoleh perubahan warna kuning jingga waktu menguji amilum dengan larutan fehling A dan B. Penjelasan mana yang sesuai dengan hasil tersebut?
A. Siswa menggunakan larutan yang salah
B. Amilum tercemar glukosa
C. Amilum merupakan polisakarida yang terbentuk dari monosakarida
D. Siswa terlalu banyak menggunakan larutan fehling A dan B
E. Siswa mempergunakan alat-alat yang tidak bersih

15.    Berdasarkan gambar di samping, erepsin dihasilkan oleh organ yang bernomor . . . .
A.    1
B.    2
C.    3
D.    4
E.    5

16.    Fungsi hati berikut yang berkaitan dengan fungsi pencernaan makanan adalah…
a.    Menetralkan racun
b.    Menghasilkan empedu
c.    Menghasilkan sel darah
d.    Menyimpan zat makanan
e.    Menghancurkan eritrosit tua

17.    Proses pencernaan yang terjadi di mulut berlangsung secara mekanik dan kimiawi dengan menggunakan enzim sebagai katalisatornya. Zat yang diubah di dalam mulut dengan perantaraan enzim adalah….
a.    Protein
b.    Mineral
c.    Lemak
d.    Vitamin
e.    Karbohidrat

18.    Organ-organ pada sistem pencernaan makanan manusia dapat dibedakan menjadi saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan. Berikut ini, organyang merupakan saluran pencernaan sekaligus kelenjar pencernaan adalah….
a.    Pankreas dan hati
b.    Pankreas dan usus halus
c.    Lambung dan hati
d.    Lambung dan usus halus
e.    Usus halus dan hati

19.    Makanan yang keluar dari lambung menuju ke usus halus sebagian sudah mengalami pencernaan. Apabila seseorang makan bahan makanan yang mengandung:
1.    Protein
2.    Amilum
3.    Glukosa
4.    Lemak
5.    Vitamin
Zat makanan yang sudah mengalami pencernaan secara kimia adalah….

a.    1,2, dan 3
b.    1,2, dan 4
c.    2,4, dan 5
d.    2,3,4, dan 5
e.    Semua benar

20.    Lambung menghasilkan asam lambung yang berfungsi untuk…
a.    Membantu mencerna makanan menjadi partikel yang lebih kecil
b.    Membantu pergerakan makanan melalui lambung
c.    Memecah makanan secara kimiawi
d.    Membunuh bakteri dalam makanan
e.    Membantu kerja enzim pada usus halus
Jawaban: D

21.    Makanan akan mengalami pencernaan selama dalam saluran pencernaan tetapi dalam organ tertentu makanan tidak mengalami baik secara mekanik maupun kimia. Organ tersebut adalah…
a.    Mulut
b.    Duodenum
c.    Esofagus
d.    Ileum
e.    Ventrikulus

22.    Berikut ini proses pencernaan yang berlangsung dalam lambung kecuali…
a.    Amilum berubah menjadi fruktosa oleh enzim ptyalin
b.    Kaseinogen akan berubah menjadi kasein oleh enzim rennin
c.    Protein menjadi peptida oleh enzim pepsin
d.    Kasein akan digumpalkan oleh ion Ca+
e.    Lemak akan dihidrolisis menjadi asam lemak dan gliserol oleh enzim lipase

23.    Hasil pencernaan makanan di lambung akan menghasilkan “ bubur makanan” yang disebut kim yang bersifat asam. Sifat asam ini di dalam lambung akan dinetralkan oleh….

a.    Empedu yang dihasilkan hati
b.    Renin yang dihasilkan lambung
c.    Nuklease yang dihasilkan pancreas
d.    Laktase yang dihasilkan dinding usus halus
e.    Natrium bikarbonat yang dihasilkan pancreas

24.    Usus halus terdiri dari 3 bagian yaitu jejunum, duodenum dan ileum. Proses penyerapan bahan makanan terjadi di bagian….
a.    Duodenum dan jejunum
b.    Jejunum
c.    Duodenum dan ileum
d.    Ileum
e.    Jejunum dan ileum

25.    Zat-zat makanan berikut akan diserap oleh pembuluh-pembuluh darah kapiler dalam vili/ jonjot usus halus menuju ke hati melalui vena porta, kecuali….
a.    Glukosa
b.    Mineral
c.    Asam amino
d.    Air
e.    Protein gliserol

B.    Jawablah soal-soal berikut.
1.    Coba terangkan tentang sumber, fungsi, dan akibat jika kekurangan vitamin B3!
2.    Bagaimana mekanisme gerak peristaltik pada kerongkongan?
3.    Mengapa kita dapat tersedak jika menelan makanan sambil berbicara?
4.    Jelaskan yang dimaksud makanan bergizi dan seimbang. !
5.    Hewan Ruminansia mempunyai struktur gigi yang khusus dibanding hewan lain. Coba terangkan bagaimana kekhususan struktur gigi hewan Ruminansia !

Itulah postingan Soal dan Jawaban IPA Bab Makanan dan Sistem Pencernaan semoga bermanfaat.