Monday, April 23, 2012

LAPORAN PRAKTIKUM FISIKA DASAR PERCOBAAN G-1 (REDAMAN GELOMBANG BUNYI)

LAPORAN PRAKTIKUM FISIKA DASAR
PERCOBAAN G-1
(REDAMAN GELOMBANG BUNYI)


Disusun oleh :
Amalia Ratnasari
1001070004

Dosen Pengampu : Ristiana Dyah Purwandari, SSi.MSi.

PRODI PENDIDIKAN BIOLOGI
FAKULTAS ILMU KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO
2011
PERCOBAAN G1
REDAMAN GELOMBANG BUNYI
TUJUAN
1.      Menentukan besarnya taraf intensitas gelombang bunyi yang diterima setelah melewati penghalang dinding.
2.      Menentukan koefisien redaman dinding.
Peralatan:
1.      Bangku
2.      Sumber gelombang bunyi
3.      Penyearah gelombang bunyi
4.      Miniatur ruang
5.      Sound level meter
6.      Miniatur dinding
7.      Penutup kaca
DASAR TEORI
Gelombang bunyi adalah gelombang yang dirambatkan sebagai gelombang mekanik longitudinal yang dapat menjalar dalam medium padat, cair dan gas. Medium golembang bunyi ini adalah molekul yang membentuk bahan medium mekanik. Gelombang bunyi ini merupakan vibrasi/getaran molekul-molekul zat dan saling beradu satu sama lain namun demikian zat tersebut terkoordinasi menghasilkan gelombang serta mentransmisikan energi bahkan tidak pernah terjadi perpindahan partikel.
Kekerasan bunyi/nyaring merupakan bagian dari ukuran bunyi yang merupakan perbandingan kasar dari logaritma intensitas efektif jarak penekan bunyi yang mengakibatkan respon pendengaran.
Kenyaringan bunyi tidak berkaitan dengan frekuensi, kenyataannya 30 Hz mempunyai kekerasan sama dengan 4000 Hz bahkan mempunyai perbedaan intensitas dengan faktor 1.000.000 atau 60 dB. Bising didefinisikan sebagai bunyi yang tidak dikehendaki yang merupakan akibat aktivitas alam missal halilintar maupun buatan manusia misalnya bunyi mesin dan kendaraan.
Gelombang bunyi mempunyai sifat memantul, diteruskan, dan diserap oleh benda. Apabila gelombang bunyi mengenai benda atau dinding maka sebagian sebagian gelombang akan  dipantulkan, ada yang diredam dan sebagian lagi akan diteruskan. Pada permukaan dinding yang padat dan rata, pantulan bunyi akan searah, namun pada dinding yang tidak rata dan berongga pantulan gelombang bunyi kesegala arah dan terjadi redaman. Besarnya redaman gelombang bunyi dapat diukur dari selisih taraf intensitas mula-mula dan taraf intensitas gelombang bunyi setelah melewati dinding.
            Faktor redaman gelombang bunyi pada masing-masing bahan dapat dihitung menggunakan persamaan:


CARA KERJA
1.      Menyusun rangkaian pengukuran Intensitas bunyi
2.      Mengatur sumber bunyi pada frekuensi 1, pengali 100x, volume mulai 0
3.      Mengukur intensitas sumber dan intensitas bunyi yang diterima pada ujung miniatur ruang
4.      Meletakkan miniature dinding
5.      Agar intensitas bunyi yang diterima tidak terganggu dengan bunyi lain di sekeliling, menutup bagian tersebut dengan penutup kaca
6.      Mengukur intensitas sumber dan intensitas bunyi yang diterima pada ujung dalam miniatur ruang setelah melewati miniature dinding
7.      Mencatat hasil tersebut dalam form data.   

ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

1.    Nilai rata-rata TI bunyi (dB)
Frekuensi 1



Frekuensi 2
2.    Nilai rata-rata TI yang diterima
Frekuensi 1
Frekuensi 2




MENJAWAB TUGAS AKHIR

1.    I = Ioe-gx
I      = Intensitas bunyi yang diterima
Io     = Intensitas bunyi mula-mula
g      = Koefisien redaman dinding
x     = Ketebalan dinding


Frekuensi 1
TI    =
T1    =
       = - 0,288 db
T2    =
       = - 0,465 db
T3    =
       = - 0,615 db
T4    =
       = - 0,252 db
T5    =
       = - 0,678 db
T6    =
       = - 0,563 db
T7    =
       = - 0,570 db
T8    =
       = - 0,572 db
T9    =
       = - 0,595 db
Frekuensi 2
TI    =
T1    =
       = - 2,01 db
T2    =
       = - 0,08 db
T3    =
       = - 0,07 db
T4    =
       = - 0,05 db
T5    =
       = - 0,056 db
T6    =
       = - 0,068 db
T7    =
       = - 0,086 db
T8    =
       = - 0,082 db
T9    =
       = - 0,099 db


2.    Menentukan koefisien redaman dinding
I = Ioe-gx
I      = Intensitas bunyi yang diterima
Io     = Intensitas bunyi mula-mula
g      = Koefisien redaman dinding
x     = Ketebalan dinding
I      = Ioe-gx
e-gx  =
-gx  =
g      =  

Percobaan I
g1  =  
     = 0,66 m

g6  =  
     = 1,3 m

g2  =  
     = 1,07 m

g7  =  
     = 1,31 m

g3  =  
     = 1,41 m

g8  =  
     = 1,32 m

g4  =  
     = 0,135 m

g9  =  
     = 1,37 m

g5  =  
     = 1,29 m






Percobaan II
g1  =  
     = 0,46 m

g6  =  
     = 0,15 m

g2  =  
     = 0,18 m

g7  =  
     = 0,19 m

g3  =  
     = 0,17 m

g8  =  
     = 0,19 m

g4  =  
     = 0,13 m

g9  =  
     = 0,22 m

g5  =  
     = 0,13 m



KESIMPULAN

1.      Besarnya taraf intensitas gelombang bunyi yang diterima setelah melewati penghalang dinding adalah naik turun.
2.      Koefisien redaman dinding pada frekuensi 1 mengalami peningkatan sedangkan pada frekuensi 2 mengalami naik turun





DAFTAR PUSTAKA

Supriyanto. 2006. Fisika untuk SMA Kelas XII. Jakarta : Phibeta.

Dyah P,S.Si.M.Si,Ristiana . 2010.Diktat Ajar Fisika Dasar . Purwokerto : Universitas Muhammadiyah Purwokerto .

Kamajaya.2007 . Fisika Untuk kelas XI SMA / MA Program IPA . Bandung :
Grafindo .

Kanginan , M.Sc.Ir . Marthen . 2006 . Fisika Untuk SMA kelas X . Jakarta : Erlangga .

No comments:

Post a Comment

PEDOMAN KOMENTAR
Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik.
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.