Saturday, March 11, 2017

RPP IPA Kelas 8 Semester 1 Bab Zat Aditif dan Zat Adiktif Kurtilas Terbaru 2017



Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

                Sekolah                       :  SMP PANCASILA 
            Mata Pelajaran            :  Ilmu Pengetahuan Alam
            Kelas/Semester            :  VIII/Genap
            Topik                           :  Zat Aditif dan Zat Adiktif
            Alokasi Waktu            :  10 x 40 menit ( 4 TM)

A.     KOMPETENSI INTI
KI.1     Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya
KI.2     Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin ,tanggung jawab, peduli(toleransi,gotong royong), santun, percaya diri,dalam berinteraksi secara efektif, denganlingkungan social dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya
KI.3     Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata
KI.4     Mengolah, menyaji, dan menalar dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, meghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yangdipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori

B.     KOMPETENSI DASAR
1.1       Mengagumi keteraturan dan kompleksitas ciptaan Tuhan tentang aspek fisik dan kimiawi,   kehidupan dalam ekosistem, dan peranan manusia dalam lingkungan serta      mewujudkannya dalam pengalaman ajaran agama yang dianutnya
2.1       Menunjukan perilaku ilmiah(memiliki rasa ingin tahu, obyektif, jujur, teliti, cermat, tekun,hati-hati, tanggung jawab, terbuka, kritis, kreatif, inovatif, dan peduli lingkungan) dalam aktivitas sehari-hari
3.7       Mendiskripsikan zat aditif (alami dan buatan) dalam makanan dan minuman (segar dan dalam kemasan), dan zat adiktif-psikotropika serta pengaruhnya terhadap kesehatan
                Indikator :
            3.7.1  Dapat menyebutkan contoh bahan aditif pada makanan dan minuman kemasan
            3.7.2  Menjelaskan fungsi penggunaan bahan aditif dalam makanan dan minuman kemasan
3.7.3 Menjelaskan solusi pengganti bahan aditif
3.7.4 Menjelaskan macam dan efek penggunaan bahan adiktif bagi kesehatan
3.7.5 Menjelaskan pengaruh psikotropika terhadap kesehatan

4.7       Menyajikan data, informasi, dan mengusulkan ide pemecahan masalah untuk menghindari terjadinya penyalahgunaan zat aditif dalam makanan dan minuman serta zat adiktif-psikotropika
            Indikator :
            4.7.1 Menyajikan informasi jenis-jenis bahan aditif yang dipakai pada suatu produk makanan
4.7.2. Mengusulkan ide pengganti bahan aditif tertentu yang lebih aman bagi kesehatan
4.7.3. Mengusulkan ide pemecahan masalah peredaran zat adiktif psikotropika di Indonesia

D. MATERI PEMBELAJARAN
Pertemuan Pertama (Zat Aditif)
• Uji pewarna tekstil pada bahan makanan
Pertemuan Kedua (Zat Aditif)
• Berbagai macam bahan aditif yang sering dipakai pada produk makanan
• Mendaftar nama-nama bahan aditif pada suatu produk bahan makanan
• Klasifikasi bahan aditif pada suatu produk bahan makanan
Pertemuan Ketiga
• Bahan adiktif yang sering dikonsumsi, narkotika, dan psikotropika
• Analisis artikel tentang peredaran psikotropika di Indonesia dan efek penggunaan psikotropika pada manusia

Pertemuan Keempat (Tes Tulis)

E. KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1 (3 JP)
Pendahuluan
1. Guru melakukan apersepsi dan motivasi dengan menunjukkan fenomena atau mengajukan pertanyaan yang relevan dengan materi yang akan dipelajari.
Misalnya: Guru mengajukan pertanyaan apakah kalian suka menggunakan saos saat makan bakso? Menurut kalian saos tersebut berwarna merah secara alami ataukah ditambah bahan pewarna? Setelah siswa menjawab maka dapat dilanjutkan pertanyaan, apakahbahan makanan yang diberi zat pewarna itu aman?
2. Guru menyampaikan kepada peserta didik tujuan pembelajaran yang tertera pada kegiatan “Ayo Kita Pelajari?”
3. Guru menyampaikan kepada peserta didik nilai-nilai yang akan diperoleh setelah mempelajari bab VI ini yang tertera pada bagian “Mengapa Hal ini Penting?”
Inti
1. Secara berkelompok peserta didik melakukan kegiatann menyelidiki
Pewarna Tekstil pada Makanan pada kegiatan “Ayo Kita Lakukan”
Menyelidiki Pewarna pada Makanan yang Aman bagi Tubuh
Pastikan pewarna pada makanan yang kalian konsumsi adalah pewarna yang aman.
Apa yang harus disiapkan?
1. Bahan makanan berpewarna yang akan di uji (saus tomat, cincau, cendol, dan lain-lain) masing masing 50 gram
2. Air 50 ml
3. Pistil dan mortar
4. Pipet
5. Benang wol
6. Kaki tiga
7. Kawat kasa
8. Pemanas Bunsen/lampu spirtus
9. Gelas beker (gelas kimia)
10. Deterjen
Apa yang harus dilakukan?
1. Campurkan 50 g bahan makanan yang akan diuji dengan 50 ml air, Kemudian haluskan.
2. Masukkan masing-masing bahan makanan yang akan diuji ke dalam gelas beker yang berbeda.
3. Celupkan beberapa potongan benang wol ke dalam masing-masing gelas beker.
4. Panaskan masing-masing gelas beker dengan pemanas bunsen/lampu spiritus. Pastikan kaki 3, kawat kassa, dan gelas beker tersusun dengan benar. Berhati-hatilah saat menyalakan Bunsen. Gunakan sarung tangan tahan panas untuk mengangkat gelas beker yang telah dipanaskan.
5. Dinginkan sampai benar-benar dingin
6. Ambil benang wol yang telah dicelupkan pada larutan bahan makanan. Cucilah benang wol tersebut dengan deterjen.
7. Bandingkan hasilnya dalam tabel dengan memberi tanda centang (√) sesuai dengan hasil pengamatan. Pewarna makanan yang aman dikonsumsi akan hilang dari benang saat benang dicuci.
Apa yang dapat kamu simpulkan?
2. Setelah melakukan kegiatan Uji Pewarna tekstil pada Makanan peserta didik secara berkelompok berdiskusi untuk menjawab pertanyaan “Apayang dapat kalian simpulkan dan terapkan?” Guru menyarankan pada peserta didik untuk mempelajari buku pada kegiatan Ayo kita pahami.
Penutup
1. Guru membimbing peserta didik untuk mengambil kesimpulan tentang makanan berpewarna yang aman untuk dikonsumsi, dan makanan apa yang tidak aman dikonsumsi karena mengandung pewarna tekstil.
2. Guru menugaskan peserta didik mempelajari materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya yaitu kegiatan ‘Ayo Kita Diskusikan’.

   Pertemuan kedua ( 3 JP)

Kegiatan
Langkah-langkah
Discovery
Deskripsi Kegiatan
Alokasi
waktu
Pendahuluan
Stimulasi


Menyiapkan peserta didik untuk belajar
Guru melakukan apersepsi
Guru menyampaikan tujuan pembelajaranMembagikan Lembar kerja siswa           (buku siswa hal 155- 156)

20 menit
Kegiatan Inti
Identivikasi masalah















Pengumpulan data






Pengolahan Data






Verifikasi



Menarik Kesimpulan
-             Menyiapkan kemasan makanan dan minuman
-          memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin masalah yang berkaitan dengan zat aditif sampai peserta didik dapat berpikir dan bertanya, contohnya:
-           Apakah zat aditif itu?
-          Zat aditif apa sajakah yang terdapat dalam makanan  ?
-          Apa manfaat zat aditif pada makanan?
       Adakah pengaruh zat aditif  buatan pada      kesehatan Manusia ?

-             Membaca komposisi pada tiap kemasan makanan dan minuman yang tersedia
-             Mengisi  table pengamatan dengan komponen zat aditif yang tertera pada kemasan

-            Mendiskusikan hasil pengamatan temntang zat aditif pada makanan dan minuman kemasan
-            Menjawab pertanyaan yang ada pada LKS
-            memverifikasi hasil pengolahan dengan data-data pada buku –buku sumber yang relevan

-          siswa mempresentasikan hasil pengamatan dan diskusi.


-                     menyimpulkan bahan aditif apa sajakah yang terdapat pada makanan dan minuman kemasan
-                      meyimpulkan apa manfaat bahan aditif  pada makanan dan minuman kemasan
-                     dampak negative  bahan aditif  pada makanan dan minuman kemasan
 80 menit
Penutup


-                     Guru dan siswa mereview hasil kegiatan pembelajaran
-                     Guru memberi  penghargaan berupa pujian kepada kelompok yang berkinerja baik
-                     Guru member tugas membaca zat adikdif untuk kegiatan minggu depan

20 menit


        Pertemuan Ketiga
Pertemuan Ke 3
Kegiatan
Langkah model
PBL
Diskripsi kegiatan
Alokasi waktu
Pendahuluan
Fase 1
Orientasi peserta didik pada masalah
Guru : melakukan apersepsi dan motivasi
“Apakah kamu sering menjumpai orang disekitar kamu yang merasa pusing jika sehari tidak merokok atau minum kopi?”
“Pernahkah kamu melihat orang yang sedang ketagihan/sakau baik nyata atau di film ?”
Guru : menyampaikan tujuan pembelajaran
Tentang :                                                                      1. Tiga  kelompok bahan adiktif
2. kerugian menggunakan narkotika dan psikotropika bagi kesehatan
3. pemecahan masalah peredaran narkotika

20 menit
Kegiatan Inti
Fase 2
Mengorganisasi peserta didik dalam belajar
Guru : membantu peserta didik dalam mengorganisasi tugas belajar yang berhubungan dengan bahan adiktif
Guru : membagi arikel tentang cuplikan berita tentang narkoba
Peserta didik : berkelompok secara heterogen
Peserta didik : berdiskusi tentang artikel yang telah dibagi pada setiap kelompok
80 menit
Fase 3
Membimbing penyelidikan peserta didik secara mandiri maupun kelompok
Guru : membimbing peserta didik dalam memecahkan masalah
Peserta didik : berdiskusi tentang masalah narkoba yang ada pada artikel
Guru : memfasilitasi dan membimbing kelompok belajar berdiskusi untuk menjawab permasalahan
Fase 4
Mengembangkan dan menyajikan hasil karya
Peserta didik : menyiapkan laporan dengan berbagi tugas sesama teman
Peserta didik : mempresentasikan hasil diskusinya dan membuat laporan tertulis
Fase 5
Menganalisi dan mengevaluasi proses pemecahan masalah
Peserta didik : dibimbing guru melakukan analisis terhadap pemecahan masalah yang ditemukan peserta didik
Guru : memberi penghargaan pada kelompok yang berhasil memecahkan masalah
Guru : membimbing peserta didik untuk menarik kesimpulan
Penutup

Guru :
·     Merefleksi pembelajaran
·    Memberi tes kompetensi (pertanyaan)
·      menugaskan peserta didik mempelajari materi yang akan dibahas selanjutnya
20 menit


Pertemuan Keempat
Tes Tulis

      G. Penilaian, Pemebelajaran Remedial dan Pengayaan
1. Jenis Penilaian dan Instrumen
Jenis Penilaian
Bentuk instrumen
Penilaian Sikap
Lembar pengamatan sikap
Penilaian Pengetahuan
Tes tulis
Penilaian Ketrampilan
Lembar pengamatan praktik


             
1.      Contoh Instrumen
INSTRUMEN PENILAIAN SIKAP
a.       Observasi
NO
Aspek yang dinilai
3
2
1
Keterangan
1
Rasa ingin tahu




2
Tanggung jawab bila diberi tugas




3
Menghargai pendapat orang lain











                b. Rubrik Penilaian Perilaku
NO
Aspek yang dinilai
Rubrik
1
Menunjukkan rasa ingin tahu
3.Mempunyai rasa ingin tahu yang besar, antusias,  aktif dalam pengamatan
2. Mempunyai rasa ingin tahu, tidak terlalu antusias, Dan kurang aktif dalam pengamatan
1. Tidak punya rasa ingin tahu, tidak berantusias, tidak  mengadakan pengamatan
2
Tekun dan tanggung jawab dalam belajar
3. tekun dalam menyelesaikan tugas dengan hasil  terbaik serta bertanggung jawab dalam kegiatan  yang sedang dilakukan.
2. sudah berusaha untuk mendapatkan hasil yang baik ,  namun belum menunjukkan hasil terbaiknya.
1. Tidak berusaha sungguh – sungguh untuk bisa melakukan dan mendapatkan hasil hasil yang baik
3
Menghargai pendapat orang lain
3. Dalam setiap kesempatan., dapat  mengemukakan gagasan dan menghargai pendapat siswa lain.
 2. Tidak  mengemukakan  gagasan tetapi menghargai pendapat siswa lain.
1. Tidak ikut mengemukakan pendapat dan tidak menghargai pendapat siswa lain.
Keterangan Penskoran
Berilah skor sesuai sikap tanggung jawab yang ditampilkan oleh peserta didik, dengan kriteria sbb :
3= jika sering berperilaku dalam kegiatan
2 = jika kadang- kadang berperilaku dalam kegiatan
1 =jika tidak tidak pernah berperilaku dalam kegiatan

                Skor akhir  =   Skor diperoleh  X   100
                                        Sor maksimal
Predikat
Nilai
Sangat baik (SB)
80  AB  100
Baik ( B )
70  AB   79
Cukup ( C )
60  AB   69
Kurang ( K )
< 60

Instrumen Penilaian Pengetahuan
                Indikator              :  3.7.1 Dapat menyebutkan contoh bahan aditif pada makanan

Tes Tertulis
Sebutkan 5 contoh bahan aditif yang biasa ditambahkan pada makanan (score 5)
Sebutkan 3 contoh pemanis buatan (score 3)
Jelaskan 2 keuntungan menggunakan pengawet alami (score 4)
Sebutkan 2 dampak negatif dari penggunaan pewarna buatan (score 4)
Sebutkan bahan aditif pengganti MSG, yang aman bagi tubuh kita( score 4)
Nilai = skor x 5

Instrumen Penilaian Keterampilan
Indikator              :  4.7.1 Menyajikan informasi jenis-jenis  bahan aditif yang dipakai pada suatu     produk makanan

NO
Ketrampilan yang dinilai
Skor
Rubrik
  1
Trampil dalam melakukan pengamatan
3
2
1
Pengamatannya cepat selesai
Pengamatannya kurang cepat
Pengamatannya lambat
 2
Hasil pengamatan yang diperoleh
3
2
1
Dapat menyebutkan antara 8 – 10  zat aditif
Dapat menyebutkan antara 5-7 zat aditif
Dapat menyebutkan kurang dari 5 zat aditif
3
Mengkomunikasikan hasil pengamatan



3
2
1
Dapat mengkomunikasikan hasil pengamatan dengan baik danbenar
Kurang dapat mengkomunikasikan hasil pengamatan dengan baik
Tidak dapat mengkomunikasikan hasil paengamatan

Nilai  = (Jumlah skor : skor maksimal )x 100
A :  3,67-4,00
C+:  2,01 – 2,33
A-: 3,34-3,66
C :    1,67 – 2,00
B+: 3,01-3,33
C- :   1,34 – 1,66
B :  2,67 – 3,00
D+ :  1,01 – 1,33
B- : 2,24 – 2,66
D  : < 1,00

Instrumen Penilaian Pengetahuan

A. Pilihlah salah satu jawaban yang tepat!
1.      Berikut ini yang merupakan contoh bahan aditif berupa pewarna buatan yang diijinkan adalah...
a. hijau FCF                                               c. orange RN
b. auramine                                              d. metanil Yellow
2. Bahan pewarna yang disarankan untuk dipakai dalam produk makanan dan minuman adalah....
a. pewarna alami karena lebih mudah diperoleh dari pewarna buatan
b. pewarna buatan karena pewarna buatan lebih mudah dibeli di toko
c. pewarna alami karena tidak memiliki efek samping dalam penggunaan dengan skala besar
d. pewarna buatan karena tidak akan menimbulkan penyakit apapun meski dipakai dalam jumlah banyak
3. Pengawet digunakan dalam pembuatan bahan makanan, karena....
a. mempermudah dalam pengemasan untuk pendistribusian
b. mencegah reaksi kimia tertentu pada bahan makanan
c. membantu proses penumbuhan berbagai mikroorganisme pada bahan makanan
d. mencegah makanan dikonsumsi dalam jangka waktu tertentu
4. Pemanis buatan yang tidak mengandung kalori dianjurkan untuk dikonsumsi para penderita penyakit tertentu yang ingin menikmati rasa manis secara aman. Penyakit tersebut diantaranya adalah....
a. kanker                                                         c. diabetes melitus
b. tekanan darah tinggi                                  d. diabetes insipidus
5.Monosodium glutamat (MSG) memiliki rasa yang khas tetapi penggunaannya harus dibatasi. Bahan campuran yang dapat menggantikan rasa dari MSG adalah....
a. garam dan serbuk lada                               c. garam dan asam
b. gula dan asam                                            d. gula dan garam
6. Efek umum yang dapat ditimbulkan dari mengkonsumsi teh adalah....
a. kepala pusing                                              c. tangan dan kaki kesemutan
b. sering buang air kecil                                 d. tekanan darah naik
7. Banyak orang menjadi kecanduan setelah meminum kopi, karena kopi....
a. mengadung bahan adiktif yang termasuk psikotropika
b. mengandung bahan yang bersifat menurunkan kerja sistem saraf pusat
c. mengandung bahan adiktif bukan narkotika dan psikotropika berupa kafein
d. sangat nikmat dikonsumsi karena rasanya yang manis
8. Ikan adalah salah satu jenis makanan yang memiliki kandungan protein tinggi. Akan tetapi, ikan mudah sekali busuk jika tidak segera diolah. Berikut ini cara pengawetan ikan yang tepat adalah ....
a. pendinginan, pengasapan dan penambahan enzim
b.  pengeringan, pembekuan dan penambahan gula
c. pendinginan, pengalengan dan penambahan garam
d. pengalengan, pengeringan dan penambahan enzim
9. Gejala psikis orang yang menggunakan opium adalah....
a. timbul masalah pada kulit hidung dan mulut
b. mual, muntah, dan konstipasi atau sembelit
c. mulut kering dan warna muka berubah
d. menimbulkan semangat
10. Hal yang harus dilakukan oleh seseorang yang sudah terlanjur kecanduan psikotropika adalah....
a. mengatasinya dengan menahan diri dari menggunakan bahan tersebut meskipun ada rasa sakit yang berlebihan
b. datang ke rumah sakit tertentu untuk mendapat terapi penghentian penggunaan psikotropika
c. menggunakan bahan lain identik narkoba tapi tidak berbahaya, sehingga rasa sakit akibat kecanduan akan hilang
d. mengurangi dosis penggunaan psikotropika sesuai keinginan dirinya sendiri
B. Jawablah soal berikut dengan benar!
1.      Sebutkan 5 contoh bahan aditif yang biasa ditambahkan pada makanan!
2.      Jelaskan apa dampak negatif dan positif konsumsi teh dan kopi!
3.      Mengapa narkotika dan psikotropika dilarang peredarannya? Jelaskan jawab-an kamu!
4.      Bagaimana upaya pemerintah dalam rangka mengurangi peredaran narkoba di Indonesia?
5.      Menurut pendapatmu bagaimana caranya agar seseorang dapat berhenti dari menggunakan narkoba, padahal gejala kecanduan narkoba sangat menyakit­kan?
6.      Seperti halnya bahaya narkoba, bahaya merokok pada kesehatan sangat banyak sekali, pada bungkusnya saja sudah tertera dengan jelas berbagai penyakit berbahaya yang dapat disebabkan oleh sebatang rokok. Uraikan dampak negatif rokok terhadap aspek kesehatan.
C. Kerjakan tugas berikut dengan benar!
Suatu uji bahan pewarna makanan dilakukan pada produk makanan yang dijual di pinggir jalan. Berdasarkan hasil uji laboratorium, ternyata beberapa jenis produk mengandung pewarna yang tidak diijinkan yaitu pewarna tekstil. Menurut pendapat kamu:
1.      Bagaimana kelayakan produk tersebut sebagai bahan makanan?
2.      Bagaimanakah solusi yang dapat ditempuh oleh siswa, badan POM, dan kepolisian agar tidak terjadi penyalahagunaan bahan seperti ini?

Kunci Jawaban
Bagian A
1. A                  6. B
2. C                  7. C
3. B                  8. C
4. C                  9. D
5. D                  10. B
Bagian B
1. Pewarna, pengawet, pemanis, penguat rasa, pemberi aroma.
2. Dampak positif teh: sebagai anti oksidan
Dampak negatif teh: mempengaruhi proses berpikir
Dampak positif kopi: meningkatkan kewaspadaan
Dampak negatif kopi:Menimbulkan kecanduan kafein
3. Karena narkotika dan psikotropika membawa banyak dampak buruk bagi manusia meskipun beberapa dimanfaatkan sebagai obat.
4. Menetapkan undang-undang dan menghukum sesuai peraturan para pelaku pengedar narkoba.
5. Membawa orang tersebut ke lembaga rehabilitasi pecandu narkotika agar mendapat terapi tertentu.
6. a. Dari aspek kesehatan
Merokok menyebabkan penyakit kardiovaskular. Penyakit kardiovaskular merupakan sebuah penyakit yang menyebabkan kelainan pada jantung dan pembuluh darah manusia. Perlu diketahui penyakit jantung adalah penyebab utama kematian akibat merokok. Merokok selama bertahun tahun akan menyebabkan pengerasan pembuluh darah, hal ini di sebabkan oleh kolesterol dan lemak yang tertimbun di arteri karena zat nikotin yang ada pada rokok.Bahaya
lain dari rokok untuk kesehatan adalah menyebabkan kanker, ada banyak penyakit kanker yang disebabkan oleh rokok yaitu kanker paru-paru, kanker kandung kemih, kanker ginjal, kanker faring dan laring (kanker tenggorokan), kanker mulut, kanker kerongkongan, kanker pankreas, dan lain-lain. Merokok juga dapat menyebabkan gangguan kehamilan karena mengganggu janin dan rahim bagi ibu yang menghisapnya. Merokok dapat menyebabkan tekanan darah
tinggi, asma akut. asap rokok dapat menyebabkan iritasi mata dan membuat merah mata, perokok dapat meningkatkan risiko katarak, noda dan membuat gigi kuning, meningkatkan risiko penyakit periodontal, yang menyebabkan gusi bengkak, bau mulut dan gigi rontok.
b. Dari aspek lingkungan
Asap rokok adalah penyebab utama terjadinya pencemaran udara, lebih dari sumbangan asap kendaraan dijalan. Reaksi rokok dengan oksigen membentuk senyawa-senyawa seperti CO2, H2O, NOx, SOx, dan CO. Reaksi inilah yang kemudian disebut dengan reaksi pembakaran, yang terjadi pada temperatur tinggi hingga diatas 800oC. Reaksi ini terjadi pada ujung putung rokok yang berkontak langsung dengan udara.
c. Aspek ekonomi
Kecanduan rokok dapat menjadi salah satu penyebab kemiskinan penduduk Indonesia. Karena banyak diantara mereka yang sebenarnya punya penghasilan tapi menjadi minus karena dihabiskan untuk membeli rokok. Rokok dengan merk terkenal biasanya dimiliki oleh perusahaan rokok asing yang berasal dari luar negeri, sehingga uang yang dibelanjakan perokok sebagaian akan lari ke luar negeri yang mengurangi devisa negara.Fakta membuktikan bahwa lebih dari 92 Milyar Dollar (USD) hilang setiap tahun karena kehilangan produktivitas akibat kematian dini yang berhubungan dengan merokok.
Bagian C
1. Produk makanan yang mengandung pewarna tekstil dilarang di konsumsi,karena beresiko pada munculnya berbagai macam penyakit, misalnya kanker sehingga sangat berbahaya bagi kesehatan.
2. Upaya yang dapat dilakukan siswa adalah tidak mengkonsumsi bahan makanan yanng telah terbukti mengandung pewarna tekstil tersebut. Upaya yang dapat dilakukan  pihak yang berwenang misalnya badan POM adalah melakukan sosialisasi dan tindakan tegas
pada pelaku-pelaku kecurangan

G. MEDIA, ALAT, DAN SUMBER BELAJAR
            1. Media                      : LCD
            2. Alat dan Bahan        : kemasan makanan dan minuman
            3. Sumber Belajar        : Buku IPA SMP kelas VIII, Puskurbuk 2013
                                                   LKS

Jatibarang, Juli 2017
Mengetahui,                                                                           
Kepala SMP Pancasila                                            Guru Mapel

itulah postingan RPP IPA Kelas 8 Semester 1 Bab  Zat Aditif dan Zat Adiktif Kurtilas Terbaru 2017 semoga bermanfaat 




No comments:

Post a Comment

PEDOMAN KOMENTAR
Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik.
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.